Paydayinstallmentloans

slot online

News

Kembali Di Latih Zidane, Real Madrid Kembali Sempurna

Paydayinstallmentloans.info – Real Madrid memulai musim ini dengan cukup gontai. Kalah telak 3-7 dari Atletico Madrid di laga ujicoba. Lalu Kalah dari PSG 0-3 di Liga Champions dan ditahan imbang pula oleh Club Brugge di Santiago Bernabeu. Seperti itulah situasi buruk yang dihadapi Madrid. Sang winger tidak sedang berbohong. Setelah kemenangan di Son Moix, kembali ke habitat aslinya sebagai tim dengan kekuatan mengerikan dengan melalui 20 pertandingan tanpa menelan kekalahan.

Sebagai pemanis, catatan itu juga diiringi dengan koleksi 45 gol, hanya sembilan kebobolan dan menikmati kesuksesan merajai Piala Super Spanyol. Pasukan Zidane berubah total. Mereka tidak lagi berleha-leha. Untuk pertama kalinya sejak Zinedine Zidane menikmati gelar ganda pada musim 2016/17, El Real pun kembali ditakuti.

Mereka hanya kebobolan 13 dari 21 pertandingan yang berarti menyamai catatan terbaik yang pernah mereka raih pada musim 1964/65 dan 1987/88. Madrid tentunya mengetahui catatan itu dan mereka secara gamblang menuliskan keunggulannya dengan menyebut Atletico, PSG dan Stade Reims punya jumlah kebobolan 14, sementara jawara Eropa Liverpool 15.

Kegemilangan pertahanan Madrid ini memang sudah menjadi keharusan. Kepergian Cristiano Ronaldo yang selalu jadi andalan membuat mereka menyadari tidak lagi bisa berharap pada kemampuan mencetak gol yang lebih banyak dari lawan untuk memastikan kemenangan. Mereka punya tugas khusus dan El Real sekarang lebih terlihat sebagai sebuah unit yang solid.

Baca Juga : Slot Online

Ketika Hazard pulih, akan menarik untuk disimak apakah Zidane akan membebani para pemainnya untuk tetap memperhatikan sektor pertahanan. Performa Toni Kroos lebih meyakinkan jika dibandingkan dengan musim sebelumnya, aksi Casemiro terus memperlihatkan peningkatan dan Fede Valverde adalah tambahan tenaga yang menggiurkan.

Lini tengah Real Madrid sekarang tidak hanya lebih sering menguasai bola namun juga punya senjata yang lebih lengkap untuk bisa menghentikan serangan lawan.

Dari situasi tersebut lalu menjadi tidak mengherankan jika Courtois tidak terlalu sering memeras keringat di bawah mistar gawang. Musim ini, bahkan El Real telah melewatkan tiga laga di mana tidak satupun tendangan lawan terarah ke gawang. Pertandingan ini seakan mengukuhkan superioritas lini pertahanan El Real.

Ketika benteng pertahanan Madrid bisa ditembus, lawan harus berhadapan dengan kebangkitan Courtois. Kepercayaan diri sang penjaga gawang memang sudah kembali. Courtois sudah menemukan lagi sentuhan terbaiknya dan dia berpeluang menjadi kiper pertama Real Madrid yang mengangkat trofi Zamora – penghargaan untuk kiper dengan jumlah kebobolan paling sedikit – sejak Iker Casillas melakukannya pada 2008.

Courtois diejek pada awal musim hingga sempat mencicipi bangku cadangan untuk memberi ruang pada Alphonse Areola tetapi sekarang ceritanya lain. Sergio Ramos juga tidak terlalu membabi-buta seperti dahulu. Raphael Varane yang tidak banyak berbicara secara konsisten memperlihatkan performa berkualitas dan di sektor kanan Dani Carvajal terus menyuguhkan performa impresif.

Tes berat berikutnya adalah Manchester City di babak 16 besar Liga Champions. Jika Madrid sampai mampu menghentikan daya dobrak salah satu tim dengan kekuatan yang hebat di lini depan. Maka progres mereka dari tim yang ceroboh menjadi tim yang solid akan menjadi semakin lengkap.

Sebagai catatan akhir, harus disebutkan pula kalau serangan Real Madrid masih harus diperbaiki musim ini. Namun Zidane masih punya banyak waktu di paruh kedua kompetisi musim ini untuk menciptakan sebuah pasukan yang lengkap dan perkasa di semua sektor.

Leave a Reply